FANDOM


BoBoiBoy Musim 3 Episode 8
Tanggal
diterbitkan
22 Disember 2013
9 Disember 2014
Durasi
tayangan
20:01
Disutradarai
oleh
Yap Ee Jean
Dzubir Mohammed Zakaria
Panduan Episode
Sebelumnya
Rompakan Rob, Robert dan Roberto
Selanjutnya
Pertarungan di Bulan

Ketibaan 5 Panglima Scammer adalah episode ke-8 musim ke-3 dalam seri BoBoiBoy. Episode ini disiarkan di TV3 pada 9 Desember 2014 pukul 5.35 petang.

Plot Edit

Setelah selesai menumpas perampok-perampok bersama dengan BoBoiBoy dan yang lain di Rintis Bank, Adu Du dan Probe menyambut kepulangan kapal angkasa lama mereka dengan girang sekali. Ketika ditanya oleh Gopal bagaimana mereka mendapatkannya kembali, Adu Du menceritakan bahwa mereka menipu Bago Go sehingga dia terpedaya dan mengembalikan pesawat lama mereka. Perbuatan mereka ditegur oleh Yaya bahwa perbuatan jahat tidak wajar dibalas dengan perbuatan jahat.

Akan tetapi, kegembiraan mereka terhenti ketika tiba-tiba munculnya lima lagi kapal angkasa berwarna-warni yang mengepung kapal angkasa Adu Du. Ini membangkitkan rasa heran Adu Du dengan Probe yang menyangka itu adalah promosi Bago Go. Pintu pesawat Adu Du terbuka dan terlihat Bago Go berdiri di situ yang merasa cemas. Dia menyuruh Adu Du dan lain-lain sehingga melarikan diri karena abang-abangnya sudah datang untuk membalas dendam atas perbuatan Adu Du dan Probe menipu keturunannya periode hari, bahkan Adu Du adalah orang pertama yang berhasil menipu keturunan Bago Go.

Tanpa disadari oleh kedua pihak, percakapan serius mereka sedang diliputi langsung oleh Ravi J. Jambul, si wartawan yang meliputi perampokan bank pada episode lalu. Adu Du mengatakan bahwa Bago Go yang menipunya dahulu, tetapi Bago Go membalas supaya tidak menceritakan hal-hal tentang sekolah menengah (padahal Adu Du tidak pernah sekolah dengan Bago Go!).

Kemudian, BoBoiBoy bertanya bukankah pesawat itu telah dibeli oleh Ejo Jo. Ujar Bago Go, itu semua adalah salah BoBoiBoy sendiri karena menghajar Ejo Jo sampai terluka parah, lantas terpaksa menggadaikan kapal angkasa itu untuk menanggung belanja rumah sakit yang terlalu tinggi melangit untuk dirawat di rumah sakit yang (diduga) dibuka oleh Bago Go sendiri.

Apa-apa pun, tujuan Bago Go datang ke situ adalah untuk menyuruh Adu Du, BoBoiBoy dan lain-lain untuk berlari menyelamatkan diri dari abang-abangnya yang sudah berang meruap-ruap, termasuk diri Bago Go sendiri. Maka, Fang bertanya mengapa mereka disuruh lari jika Bago Go juga merasa marah; jawab Bago Go, mereka semua adalah pelanggan potensial Bago Go sendiri yang akan ditimpa bala jika diapa-apakan oleh abang-abangnya, maka terputuslah saluran pendapatan Bago Go itu.

Pada saat yang sama, muncullah empat abang-abang Bago Go dengan wajah-wajah yang bengis. Si abang sulung bercermin mata membentak Bago Go karena menyuruh orang yang telah menipu keturunannya lari, tetapi Bago Go mencoba menutupi jejak dengan mengatakan dia berbicara tentang "kari" dan bukannya "lari". Setelah ditunjukkan oleh Wak Baga Ga akan Adu Du dan Probe yang menipunya periode hari, maka dia pun langsung menghardik mereka berdua itu dan memperkenalkan diri mereka sebagai "Lima Komander Scammer"!

Kemudian kelima mereka memperkenalkan diri masing-masing. Bago Go memperkenalkan dirinya sebagai penjual senjata ilegal terhebat meskipun sudah masak dikenal oleh seluruh geng BoBoiBoy, diikuti oleh Wak Baga Ga si dukun penipu seantero dunia yang sudah dikenal oleh Adu Du dan Probe. Kemudian Wak Baga Ga menunjukkan kemahirannya dengan mengatakan badan Gopal kurang sehat karena teman baiknya sendiri, maka Gopal menaruh dengki terhadap BoBoiBoy tapi sempat dipatahkan oleh Yaya. Si abang long itu kagum melihat betapa mudahnya si Gopal ditipu.

Setelah itu giliran Bagi Gi untuk memperkenalkan dirinya, yaitu penipu sindikat Internet, lalu dia mencoba menipu Gopal dengan mengatakan bahwa dia telah memenangkan sebuah mobil angkasa berwarna merah dari Internet. Sungguh mudah Gopal tergoda dan hampir mengisi formulir pada tablet Bagi Gi, tetapi sempat diblokir oleh Ying.

Yang keempat pula adalah Bagu Gu, si "mahaguru I love you" yang berarti pemain kayu tiga. Cara dia mempersembahkan dirinya dengan romantis membuat BoBoiBoy dan kawan-kawan mual, tetapi menambat hati banyak wanita di sekeliling, termasuk seorang nenek tua. Dan terakhir, si abang sulung selaku kepala mereka memperkenalkan diri. Probe menyangka namanya adalah bage Ge, tetapi bukan. Pola namanya lain dari adik-adiknya karena nama yang dipakainya adalah Tom, si penipu nama! Ini membuat Probe heran apakah "Tom" adalah nama sebenarnya atau pun bukan.

Setelah selesai memperkenalkan diri, Tom bagi pihak Lima Panglima Scammer mengulangi ugutannya untuk menyedot semua kekayaan di Bumi atas perbuatan yang telah Adu Du dan Probe lakukan. Adu Du dengan senang merasa tidak sabar untuk menghambat cita-cita mereka, tetapi BoBoiBoy bertindak mengejutkan dengan kesanggupannya untuk menyerahkan kapal angkasa Adu Du kepada mereka, kemudian membujuk Adu Du semata-mata karena ingin menyelesaikan masalah itu dengan cara baik.

Dengan hati yang geram dan keberatan Adu Du setuju dengan usulan itu. Akan tetapi, Tom juga menuntut supaya Adu Du meminta maaf. Namun, kali ini Adu Du bersikeras untuk melakukannya, maka Tom mengembalikan kunci kapal angkasa Adu Du, kemudian Lima Panglima Scammer (termasuk Bago Go) naik kembali kapal angkasa masing-masing dan menghujani seluruh kota Pulau Rintis dengan bedilan laser bertubi- tubi!

BoBoiBoy dan kawan-kawan pergi bersembunyi sementara Ravi J. Jambul sempat mengumumkan serangan di kota bagi pihak TV33. Setelah itu, BoBoiBoy keluar dari tempat persembunyian dan menyerang balik dengan melontarkan Keris Petir ke arah musuh mereka itu, tetapi serangannya dipatahkan dengan mudah oleh tembakan laser Tom.

Tatkala kapal-kapal Panglima Scammer terus merajalela, BoBoiBoy menggunakan BoBoiBoy Kuasa Tiga untuk menyelamatkan orang banyak. BoBoiBoy Gempa menggunakan Tanah Pelindung untuk melindungi seorang ibu dan anaknya sementara BoBoiBoy Topan pula menggunakan Kokun Angin untuk menahan batu-batu yang jatuh dari atas gedung. Yaya dan Ying juga turut membantu dengan menyuruh semua penduduk berlari ke arah yang berlawanan. Ravi J. juga tetap melanjutkan kerjanya di tengah-tengah bahaya ini dengan mewawancarai seorang nenek tua yang gembira karena dapat berlari cepat meskipun dia sudah tua.

Fang pula melompat dari bawah ke atas atap gedung lalu mencoba menyerang kapal Tom dengan Serangan Bayang, tetapi gagal. Adu Du dan Probe juga tidak terkecuali dari aksi keperwiraan ketika Probe berubah menjadi Super Probe untuk menyelamatkan seorang anak dari ditembaki oleh papan nama toko yang terkena tembakan laser. Akan tetapi, Super Probe masih lalai karena tercampakkan papan nama ke atas Adu Du sampai tumbuk dihempapnya. Untungnya Adu Du masih bernyawa, lalu dia dan Probe pergi bersembunyi bersama dengan BoBoiBoy dan yang lain.

Ketika bersembunyi, Adu Du mengusulkan supaya mereka mengalihkan perhatian musuh dari asyik menyerang kota dengan menaiki kapal angkasanya. Maka mereka semua pun menaikinya, tetapi masih ada satu masalah lagi. Tangan Adu Du masih cedera, jadi kemudi kapal tidak dapat dikendalikannya. Ying menyuruh Probe mengemudi, tetapi Probe mengaku yang lisensinya sudah kedaluwarsa. Gopal menawarkan dirinya untuk mengemudi, lalu kapal angkasa itu terus berangkat.

Tapi ternyata Gopal sendiri tidak pandai menyetir kapal itu, maka habis seluruh anggota kapal ditunggang-langgangkan di langit. Untungnya semua selamat setelah kapal mendarat kembali. "Terbalik...", ujar BoBoiBoy yang terlihat telah telungkup di dalam kapal angkasa.

Gerak-gerik kapal angkasa Adu Du telah disadari oleh musuh, maka Gopal menyuruh BoBoiBoy untuk mengambil kemudi. BoBoiBoy pertama ragu karena dia sendiri pun tidak pandai mengemudi. Setelah ditembak beberapa kali, akhirnya pesawat itu berangkat jauh ke langit. Terlihat Yaya dan Ying mengemudi kapal angkasa dengan bimbingan empunya kapal itu sendiri. Lima Panglima Scammer turut membuntuti mereka sampai jauh dari tempat tadi.

Adu Du sempat mengatur kapal kepada kekuatan maksimal dan Ying pula menyuruh semua orang berpegang kuat-kuat. Maka mereka semua bergegas mengambil tempat duduk masing-masing dan memakai tali pengaman, kecuali Gopal yang tiada tempat duduk dan harus berpegang kuat-kuat pada lengan Adu Du yang cedera sementara kapal angkasa melayang pada kecepatan maksimal.

Namun begitu, Lima Panglima Scammer mampu mengejar mereka dengan modus hyperspeed pada kapal angkasa masing-masing, kemudian meluncurkan Peluru Berpandu Laser Kebaboo lalu melepaskannya ke angkasa Adu Du secara berulang-ulang. Namun, serangan itu sempat ditepis oleh flare yang dilepaskan oleh Yaya atas suruhan Adu Du yang merana dalam kesakitan. Akan tetapi salah sebutir peluru terjatuh ke kandang ayam baru yang dibangun sendiri oleh Nyonya Kantin, menyebabkan BoBoiBoy kesal melihatnya melalui layar kapal karena menduga pasti dia kena membangunnya kembali.

Ying menyerukan menuju ke tempat yang tidak ada orang. Fang menyarankan mereka pergi ke hutan, tetapi Yaya mengatakan tidak bisa karena takut binatang diapa-apakan. Gopal menyarankan ruang terbuka, laut atau kutub selatan, tetapi Yaya kata masing-masing ada belalang, ikan dan penguin untuk hidup. Setelah puas berpikir, akhirnya Yaya membawa pesawat ke suatu tempat yang tidak ada kehidupan dan dapat dihindari dari bedilan bertalu-talu, yaitu Bulan di angkasa!

Video Edit

BoBoiBoy Musim 3 Episod 8- Ketibaan 5 Panglima Scammer20:01

BoBoiBoy Musim 3 Episod 8- Ketibaan 5 Panglima Scammer

BoBoiBoy Musim 3, Episod 8: Ketibaan 5 Panglima Scammer

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.