FANDOM


BoBoiBoy Musim 3 Episode 25
Antara Kawan dan Lawan
Tanggal
diterbitkan
12 Mei 2016 (YouTube Monsta) (Bagian 1)
21 Mei 2016 (YouTube Monsta) (Bagian 2)
3 Jun 2016 (YouTube Monsta) (Lengkap)
4 Juni 2016 (TV3)
1 Juni 2016 (MNCTV)
Durasi
tayangan
11:36 (Bahagian 1)
11:29 (Bahagian 2)
21:00 (Lengkap)
Disutradarai
oleh
Yap Ee Jean
Dzubir Mohammed Zakaria
Panduan Episode
Sebelumnya
Musuh Baru Dan Lama
Selanjutnya
Jumpa Lagi BoBoiBoy

Antara Teman Dan Lawan adalah episode ke-25 musim ke-3 dalam seri BoBoiBoy. Episode ini upload ke YouTube melalui saluran Monsta pada 12 Mei 2016 (Bagian 1) dan 21 Mei 2016 (Bagian 2). Episode ini juga turut disiarkan di TV3 pada 28 Mei 2016 dan di MNCTV pada 31 Mei 2016 untuk mempromosikan 3 episode terakhir BoBoiBoy musim ke-3.

Plot Edit

Bagian 1 Edit

Imbas kembali terhadap apa yang terjadi pada setahun yang lalu. Pada malam yang sunyi, sebuah kapal angkasa milik Kapten Kaizo muncul di ruang udara lalu memancarkan laser merah yang menurunkan Fang ke bawah untuk memulai misinya. Kemudian, Fang mengaktifkan topengnya untuk mendeteksi energi dari jam-jam listrik milik BoBoiBoy, Gopal, Yaya, dan Ying. Setelah terdeteksi, Kapten Kaizo muncul pada layar topengnya lalu memberikan instruksi selanjutnya ke Fang untuk memulai operasinya untuk mendapatkan jam-jam listrik tersebut. Dia juga menasihatinya agar merahasiakan identitas sebenarnya dan mengingatkannya untuk menggunakan kekerasan jika perlu. Kemudian, terlihat kapal angkasa milik Kapten Kaizo telah bersedia untuk berangkat meninggalkan Bumi.

Melihat hal yang terjadi, Fang merasa terkejut dan mempertanyakan kaptennya mengapa tidak menunggunya terlebih dahulu. Balas Kapten Kaizo, kemungkinan besar perisiknya akan memakan waktu yang lama dan dia juga masih belum mengetahui identitas pemilik-pemilik jam listrik tersebut. Sambung Kapten Kaizo lagi, dia akan datang ke Bumi kembali ketika tiba masanya nanti, kemudian terus berangkat ke luar angkasa meninggalkan Fang sendiri yang amat kesal atas tindakan kaptennya. Lalu, Fang mencoba pergi ke lokasi jam-jam listrik tersebut. Tapi, kakinya terhenti ketika mendengar pengumuman dari stasiun kereta api yang mengatakan kereta yang pergi ke Pulau Rintis akan berangkat sebentar lagi. Lalu, Fang membuka topengnya dan pergi ke stasiun kereta api untuk naik Yong Pin Aerotrain untuk memulai operasinya di Pulau Rintis.

Kembali semula ke masa nyata. Bersambung dari episode sebelumnya, serangan BoBoiBoy dan Fang mengeluarkan efeknya yang memperlihatkan objek di belakang masing-masing sudah musnah. Kemudian, BoBoiBoy Halilintar dalam kondisi lemah berubah menjadi normal kembali lalu mengatakan kepada Kapten Kaizo yang sedang khusyuk melihat mereka bertarung, bahwa mereka tidak akan bermusuhan karena mereka adalah teman. Kata-kata BoBoiBoy itu mendatangkan perasaan marah kepada Kapten Kaizo. Fang mulai mengingkari perintah kaptennya atas alasan tentang faktor persabahatan, membuat Lahap merasa geram atas sikap Fang yang ingkar akan perintah kaptennya dan siap untuk menyerangnya. Tapi, dia sempat diblokir oleh Kapten Kaizo yang mengatakan tidak mengapa dan biar dia saja yang akan menyelesaikannya. Kapten Kaizo mengambil beberapa langkah dengan menuju ke arah Fang dan BoBoiBoy serta siap untuk bertarung. Fang tampak agak takut dan cemas untuk menghadapi Kapten Kaizo, tetapi BoBoiBoy membela Fang dengan mengatakan yang dia serta yang lain akan mempertahankannya. Namun, sebelum sempat BoBoiBoy menghabiskan kata-katanya, Kapten Kaizo sudah bertindak dengan teleportasi ke atas langit dan memakai topengnya lalu menyerang mereka dari langit dengan Tumbukan Energi. Fang segera mewujudkan Pelindung Bayang untuk mempertahankan dirinya dan BoBoiBoy. Meskipun dia sempat mencegahnya, Kapten Kaizo membiarkan tangannya seketika dan menyebabkan ledakan. Akibat dari ledakan itu, BoBoiBoy dan Fang terlontar ke belakang.

Selanjutnya, Kapten Kaizo melesat ke arah Fang dengan cepat. Fang yang menyadari hal tersebut segera bangkit dan mewujudkan Jari Jemari Bayang yang mengeluarkan tali-tali bayang, namun gagal ketika Kapten Kaizo mengatasi dengan pedangnya dengan mudah. Kemudian, Kapten Kaizo memborgol Fang dengan Gari Energi untuk menghukumnya. Dari jauh, BoBoiBoy menjerit nama Fang.

Kapten Kaizo berjalan menuju ke arah Fang dan ingin menghukumnya atas keingkarannya yang telah lupa siapa kaptennya dan siapa yang menjaganya selama ini. Kapten Kaizo mengambil pedangnya untuk menghukum Fang, lantas BoBoiBoy dengan segera berlari ke arahnya dan ternyata BoBoiBoy Gempa lalu menjelmakan Golem Tanah dan menyerangnya dengan Tumbukan Giga Maksimal. Akan tetapi, serangan tersebut sedikitpun tidak melukai Kapten Kaizo, kemudian dia menggunakan Tendangan Tenaga Maksimal yang dapat menghancurkan Golem Tanah dengan mudah sekali.

Serpihan golem terkena BoBoiBoy Gempa lalu terjatuh ke belakang. Kemudian, Kapten Kaizo menjelmakan Dinding Energi. Fang mengatakan kepada BoBoiBoy untuk berhenti dari bertarung dengan Kapten Kaizo karena dia bukanlah lawan kepada kaptennya. Sambung Lahap pula, Kapten Kaizo adalah antara alien paling berbahaya di seluruh angkasa dan dapat dilihat berdasarkan Dinding Tenaganya yang amat kukuh. Kapten Kaizo menoleh ke arah Fang dan menyiksa dia dengan kuasanya. Lantas, BoBoiBoy Gempa bangkit kembali lalu menjadi biasa kembali sambil mengatakan bahwa nama temannya adalah Fang, bukan Pang. Hal itu jelas sekali menaikkan kemarahan Kapten Kaizo. Kemudian, BoBoiBoy dibagi menjadi tiga dengan BoBoiBoy Tanah, BoBoiBoy Api dan BoBoiBoy Air.

Hal tersebut membuat Gopal dan Yaya merasa bersemangat, tetapi Ying tidak karena BoBoiBoy terpecah dengan kuasanya hanya peringakat pertama. BoBoiBoy Tanah berteriak yang mereka akan menghancurkan Dinding Tenaganya dan siap untuk bertempur sementara BoBoiBoy Api senang karena akhirnya dia bisa bertemu BoBoiBoy Air. Kemudian, BoBoiBoy Tanah mengarahkan dirinya yang lain untuk menyerang Kapten Kaizo. Jadi, BoBoiBoy Api menyuruh BoBoiBoy Air untuk menunjukkan kuasanya. Lalu BoBoiBoy Air menggunakan Tembakan Air Pembanjir yang bertalu-talu diikuti dengan BoBoiBoy Api yang menggunakan Bebola Api, Bertubi-tubi serta diikuti oleh BoBoiBoy Tanah dengan mewujudkan Tanah Tinggi, Bertubi-tubi. Kapten Kaizo tergelak dan seakan-akan berlagak seraya mengatakan tidak ada apa-apa yang bisa menembus dindingnya, tetapi BoBoiBoy Air tidak menyerah dan menjelmakan Bebola Paus Air untuk menyerang kapten Kaizo dari atas udara. BoBoiBoy Api yang kagum melihat teknik tersebut memuji kehebatannya lalu mengajaknya untuk mengkombokan serangan lalu menjelmakan Bebola Api Maksima lalu melontarkannya ke arah Kapten Kaizo bersama dengan Bebola Paus Air. Akan tetapi, serangan tersebut gagal karena gerakan combo tersebut menguap sebelum sempat terkena Dinding Energi. Kegagalan serangan tersebut mengakibatkan BoBoiBoy Air dan BoBoiBoy Api mulai bertengkar. Kapten Kaizo mulai merasa muak dengan perangai mereka yang telah membuang waktu lalu menolak mereka dengan Tolakan Energi yang menyebabkan mereka terjatuh lalu menyatu kembali.

Kapten Kaizo menuju ke arah BoBoiBoy sambil menghinanya karena kekuatan tersebut menjadi sia-sia karena jatuh ke tangan budak mentah sepertinya. Hal itu, menyebabkan BoBoiBoy marah lalu berubah menjadi BoBoiBoy Halilintar dan menyerangnya dengan Tetakan Halilintar. BoBoiBoy Halilintar mencoba menyerang Kapten Kaizo dengan pedangnya, namun gagal karena ketangkasannya dalam menghindari serangan. Dan akhirnya, Kapten Kaizo terasa ditantang untuk bertarung pedang dengan BoBoiBoy Halilintar lalu mengaktifkan Pedang Energi. Sesaat kemudian, terlihat Dinding Energi dan Cengkaman Energi telahpun batal lalu Fang terjatuh ke atas tanah dan menyuruh BoBoiBoy agar berhati-hati. Dengan cepat, Kapten Kaizo melesat ke arah BoBoiBoy Halilintar sambil menghunuskan pedangnya ke arah BoBoiBoy Halilintar, namun dia sempat mengelak dengan Gerakan Kilat. Pertarungan pedang antara BoBoiBoy Halilintar dengan Kapten Kaizo semakin sengit ketika masing-masing memamerkan keterampilan berpedang yang hebat. Pada saat yang sama, Gopal secara tidak sengaja telah memuji kehebatan Kapten Kaizo dalam berpedang sebelum ditegur oleh Ying. Sementara itu, Yaya mencoba memegang Dinding Energi yang memisahkan antara mereka dan BoBoiBoy dan menemukan itu telah tiada. Dan Gopal pun mengajukan teori bahwa semua energi Kapten Kaizo terkonsentrasi pada pedangnya. Jadi, mereka mengambil peluang tersebut untuk membantu Fang namun tidak berhasil ketika ditembak oleh suatu lembaga.

Bagian 2 Edit

Lahap gelak dengan megahnya setelah dapat menyerang Ying dan Yaya. Kemudian, Lahap meminum cairan beracun dari sebuah tong. Ying dan Gopal yang melihat pekara tersebut mengeluh karena Lahap meminum air kotor, jadi Lahap menjelaskan bahwa itulah kekuatannya, yaitu memakan benda yang beracun dan menyimpannya Energi Plasma lalu mulai menyerang Gopal, Yaya, dan Ying. Tapi, mujur mereka bertiga sempat mengelak. Lahap terus menyerang mereka bertiga dengan Tembakan Toksik Plasma secara berkelanjutan, maka Yaya menyuruh yang lain menghindar untuk menghindari serangan tersebut, namun Gopal tahu itu tidak sempat. Jadi, Ying menggunakan Hentian Masa untuk mempertahankan teman-temannya.

Sementara itu, keseinambungan pertandingan antara BoBoiBoy Halilintar dan Kapten Kaizo masih beterusan dengan keduanya memamerkan keterampilan berpedang dengan hebat sekali. Dalam kesempatan tersebut, Kapten Kaizo mengatakan kepada BoBoiBoy Halilintar untuk menyerahkan jam kuasanya karena hanya mereka yang terpilih hanya dapat menggunakan Kekuatan Sfera. Tapi, dia membalasnya yang dia membutuhkan kekuatan itu untuk melindungi Bumi, lalu Kapten Kaizo tergelak mendengar alasan BoBoiBoy. Kemudian, Kapten Kaizo mengayunkan Pedang Energinya dengan kuat sehingga dapat mematahkan Pedang Halilintar dan efek keseimbangan energi pula tentang jam listrik Ying dan akhirnya membatalkan kekuatannya dan serangan Lahap berhasil menjatuhkan Yaya dan Ying. Hanya Gopal yang selamat karena dia sempat bersembunyi di dalam sebuah tong.

Kapten Kaizo mendekati BoBoiBoy Halilintar yang pingsan lalu menggunakan Cengkeraman Energi dan menghancurkannya untuk menyerahkan Ochobot dan jam kuasanya dan lupakan persahabatannya dengan Fang. BoBoiBoy tetap bersikeras dan mengatakan Fang merupakan sahabatnya. Sementara itu, Lahap terlihat sangat gembira karena dapat mengalahkan musuhnya dengan mudah. Lantas Gopal yang mencabarnya dengan melemparkan sebuah batu ke arah Lahap lalu melakukan Tukaran Biskuit Yaya. Lahap dengan lahapnya menjamah biskuit tersebut sebelum melatah karena rasanya. Gopal yang melihat hal tersebut sangat senang hati, oleh itu Lahap terpaksa melepaskan semua energi tersebut dengan menembaknya secara acak akibat efek listrik biskuit Yaya. Serangan tersebut hampir mengenai Kapten Kaizo, mujur Kapten Kaizo sempat mejelmakan Dinding Energi untuk menghindari serangan tersebut sementara BoBoiBoy tidak beruntung karena serangan tersebut tentang lalu pingsan di atas tanah.

Lahap mulai bangkit dan mulai memuji biskuit Yaya sehingga mampu menghasilkan serangan hama yang sangat berbahaya. Lahap terlihat kecanduan akan keenakan biskuit Yaya, dan Yaya pula merasa terharu melihat hal tersebut karena ada juga mahluk yang menyukai biskutnya. Kemudian, Kapten Kaizo mengarahkan Lahap untuk menghapusnya. Lahap mulai mengeluarkan sekantong penuh beracun berbahaya dari kantong galasnya. Menyadari akan hal itu, Fang merasa terkejut lalu menjelmakan Jari Jemari Bayang bagi merampas jam kekuasaan mereka dan menyerahkannya kepada Kapten Kaizo. Fang menarik Kapten Kaizo untuk melupakan BoBoiBoy dan kawan-kawannya karena mereka bukan lawan dia dan juga memohon maaf kepada Kapten Kaizo. Kapten Kaizo menerima permohonan maaf dari Fang dan memberinya peringatan agar tidak mengingkari perintahnya sekali lagi. Setelah itu, Kapten Kaizo mengarahkan Lahap dan Fang untuk kembali ke kapal angkasa mereka, namun BoBoiBoy mendekap kaki Fang dan merayu untuk jangan pergi meninggalkan mereka karena dia adalah temannya. Fang langsung mengabaikan banding BoBoiBoy, lalu meninggalkan mereka dalam kondisi manusia biasa yang tidak memakai jam listrik.

Setelah insiden tersebut, BoBoiBoy, Gopal, Yaya dan Ying pulang ke Tok Aba's Kokotiam untuk diobati luka-luka mereka. Dengan nada suara yang lemah, BoBoiBoy meminta maaf kepada Ochobot atas kehilangan kuasanya. Gopal menyuruh Ochobot membuat mereka kekuatan baru, namun Ochobot tidak dapat menunaikannya karena dia hanya memiliki lima kekuatan saja. Gopal dan Ying mulai mengolesi Fang karena dia adalah alien jahat rupanya, tetapi BoBoiBoy tetap berpihak Fang dan memahami perasaan Fang yang hanya "harus" mematuhi perintah kaptennnya. Tok Aba menyarankan agar mereka mengejar Kapten Kaizo untuk merebut kembali kekuasaan mereka dan mendapatkan kembali Fang. Tetapi mereka menyerah karena mereka bukan superhero lagi. Tapi Ochobot telah mendapat akal ketika Yaya mengatakan kata "superhero".

Sementara itu di dalam kapal angkasa Kapten Kaizo, tampak Fang dan Kapten Kaizo menuju ke sebuah ruangan untuk menyimpan empat jam listrik tersebut. Kemudian, Fang mengujar bahwa misi mereka sudah selesai, namun Kapten Kaizo mengatakan ada satu lagi dan mengarahkan Fang untuk menyerahkan jam kuasanya sekali karena dia tidak layak menggunakan dua kekuatan sekaligus. Fang yang dalam kondisi berat hati, terpaksa menyerahkan jam listrik miliknya di samping mengenang kembali memorinya mendapatkan jam listrik tersebut setelah menyelamatkan Ochobot tertangkap Adu Du dan Probe.

Kapten Kaizo mengambil jam listrik Fang lalu meletakkannya bersama-sama dengan empat jam listrik tadi, kemudian menghubungi Lahap untuk mengtahui status mereka dan Lahap membalasnya bahwa semuanya telah tersedia dan mereka dapat bergerak. Sesaat setelah Lahap selesai berbicara, tiba-tiba kapal angkasa mereka diserang oleh pesawat lain dan terdengar bunyi sirene sebagai tanda peringatan. Fang dan Kapten Kaizo bergegas ke pusat kontrol lalu bertanya siapakah yang berani menyerang mereka. Lahap segera mendapatkan sinyal dan melihat Adu Du dengan suit Superjahat Jero-Jero muncul pada layar mereka dengan megahnya.
Lepaskan Fang!

Lepaskan Fang!

Kemudian, BoBoiBoy muncul pada layar tersebut sambil mengatakan "Lepaskan Fang!". Aksi BoBoiBoy itu menyebabkan Fang merasa heran. Beberapa jam sebelum itu bertempatan di Markas Kotak, terlihat BoBoiBoy dan kawan-kawannya mencoba meminta bantuan Adu Du bagi menyelamatkan Fang si alien jahat. Adu Du pada awalnya menolak untuk melakukannya, namun ketika dibujuk habis-habisan di samping mengatakan bahwa Fang adalah alien jahat Adu Du berubah pikiran dan akhirnya setuju untuk membantu BoBoiBoy.
Superjahat Jero-Jero, bergerak!

Superjahat Jero-Jero, bergerak!

Trivia Edit

  • Episode ini adalah episode kedua dari trilogi 3 episode Terakhir dalam Musim 3 seri BoBoiBoy.
  • Episode ini telah dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu di mana Bagian 1 upload ke YouTube pada 12 Maret 2016 dan Bagian 2 pula 21 Mei 2016.
  • Di dalam episode ini, buat pertama kalinya BoBoiBoy dibagi menjadi tiga dengan kekuatan Tanah, Api, dan Air.

Video Edit

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on FANDOM

Random Wiki