FANDOM


BoBoiBoy Musim 3 Episode 14
Tanggal
diterbitkan
19 Disember 2014 (TV3)
1 Januari 2015 (MNCTV)
Durasi
tayangan
20:01
Disutradarai
oleh
Yap Ee Jean
Dzubir Mohammed Zakaria
Panduan Episode
Sebelumnya
Adu Du Kembali Jahat
Selanjutnya
Misteri Penjenayah Api

Robot Pango & Raksasa Bawang adalah episode ke-14 musim ke-3 dalam seri BoBoiBoy. Episode ini disiarkan di TV3 pada 19 Desember 2014 dan juga MNCTV pada 1 Januari 2015.

Plot

Imbas kembali terhadap apa yang terjadi sebelum pertandingan Robot Pango dengan BoBoiBoy... Tampak Rob, Robert dan Roberto sedang meringkuk di penjara karena cobaan merampok bank yang telah dipatahkan oleh BoBoiBoy dan kawan-kawan beberapa hari yang lalu. Pada suatu malam ketika mereka dihidangi makanan, mereka melenguh karena dihidangi nasi goreng lagi. Keluhan itu dibalas oleh penjaga penjara yang menyajikan makanan itu dengan saran sehingga mereka memesan makanan favorit masing-masing.

Maka perampok bertiga pun senang dan membuat pesanan. Jadi, Robert memesan ayam percik madu; Roberto memesan lontong sotong spesial dan teh tarik jahe kurang manis; dan Rob pula memesan burger, apam balik, chicken chop, mi goreng, siap dengan set air dan kentang. Setelah mengambil pesanan, penjaga itu tetap menyajikan nasi goreng karena pesanan mereka dikenai Ketersediaan. Maka perampok bertiga pun kembali sedih.

Apapun mereka tetap mengisi perut dengan memakan nasi goreng itu sampai habis. Setelah habis makan, mereka dikejutkan oleh Probe yang menyamar sebagai penjaga penjara yang membawa sebuah kue besar sebagai "pencuci mulut". Heran mereka bertiga, maka Rob bertanya apakah hari kue itu tiba karena hari jadi bosnya ataupun bukan. Jawab Roberto, hari jadinya sudah "lepas tahun lalu".

Robert menyadari akan tulisan yang tertulis di puncak kue tersebut dan memanggil Rob dan Roberto untuk membacanya sekali. Roberto membacakan pesannya, "Siap pukul ..." tapi belum sempat habis membaca, Rob mencelah dengan memakan bagian yang belum dibaca karena lapar. Mujur Robert sempat menghafal pesan itu: "Siap pukul 3 pagi", lalu menyimpulkan bahwa ada orang yang akan menyelamatkan mereka.

Roberto mengeluh karena mereka harus menunggu waktu yang lama. Robert berencana sehingga mereka bertiga berjaga secara bergantian. Sayangnya Rob dan Robert tidak sesuai rencana, maka Roberto pula yang berjaga habis-habisan hingga terlelap sebelum pukul tiga. Tepat pada pukul tiga, Roberto dikejutkan oleh percikan api yang memotong dinding penjara lalu segera mengejutkan konco-konconya.

Ketika dinding habis dipotong satu lingkaran, barulah mereka semua terjaga dan disambut oleh Adu Du dan Super Probe yang menunggu di luar dan mengulurkan bantuan. Mereka bertiga heran karena setahu mereka Adu Du sudah berubah menjadi baik, maka Adu Du menjelaskan bahwa dirinya telah kembali ke pangkal kejahatan dan "bertekad untuk membela orang-orang jahat sedunia".

Roberto menanyakan apa harga kebebasan mereka. Maka Adu Du hanya menuntut supaya mereka menghapus, menghancur, menjatuh dan membunuh BoBoiBoy habis-habisan. Roberto ragu karena BoBoiBoy itu adiwira yang bukan tandingan mereka. Untuk itu Adu Du "menghadiahkan" Robot Pango kepada mereka.

Kembali semula ke waktu nyata... BoBoiBoy Halilintar dan BoBoiBoy Topan menantang Robot Pango untuk melawan ketika ia sedang mencuri harta sekolah. Pango melemparkan gawang ke arah mereka berdua. Halilintar sempat mengelak sementara Topan terpelanting tidak sempat menghindar. Kemudian Halilintar mencoba melakukan Tetakan Halilintar, tetapi Pango menepis dengan menggunakan Bola Perisai.

Nyata sekali serangan BoBoiBoy Halilintar langsung tidak mempengaruhi sedikit pun kepada musuh, maka dia mencoba melakukan Halilintar Slash dengan menyerang berkali-kali ke atas Pango sehingga dia merasa penat. Tapi serangan itu pun langsung tidak efektif, sebaliknya Pedang Halilintarnya yang patah dan hancur. Probe mengambil kesempatan untuk mengambil serpihan Pedang Halilintar. Robot Pango tertawa bangga, bahwa tidak ada bisa mengalahkan perisainya yang sekeras berlian. Sungut Adu Du, harganya pun sudah mahal macam berlian.

BoBoiBoy Taufan bangkit kembali dan melakukan Gerudi Topan ke atas Robot Pango, tetapi sekali lagi menggunakan Sepak Perisai. Kemudian Pango membalas serangan dengan Putaran Tenggiling Guling yang cukup kencang lalu menjatuhkan BoBoiBoy Taufan. Sekali lagi Probe mengambil serpihan dari Hoverboard Topan yang pecah.

BoBoiBoy Halilintar bangun lagi dan menyerang lagi dengan serangan Tetakan Halilintar, tetapi dicegah oleh Robot Pango dengan melakukan Serangan Lidah yang digunakannya mengikat kaki BoBoiBoy Halilintar dan menghempas-hempas musuh kecilnya ke merata tempat, sehingga melepaskannya ke arah BoBoiBoy Taufan lalu melanggarnya. Setelah puas menjatuhkan kedua BoBoiBoy, Robot Pango merayakan keberhasilan dengan tiba-tiba mengeluarkan tiga suara yang berbeda.

Ternyata Robot Pango adalah mecha panduan Tiga Rob yang mencoba merampok bank hari itu! Maka BoBoiBoy Halilintar bertanya bagaimana mereka bisa lolos dari penjara. Jawab Rob selaku pembalap utama Pango, mereka memiliki "bos baru" yang mensponsori mereka, tetapi tidak sempat menyebut namanya. Adu Du dalam panggilan siswa sekolahnya bergegas keluar ke lapangan dan menyuruh Pango berhenti mengapa-apakan teman baiknya.

Satu kelas pun merasa heran mengapa Adu Du dapat melakukannya. Ketika ditanya oleh BoBoiBoy Gempa, Papa Zola menjawab bahwa Adu Du telah selesai menjawab pertanyaan ujian sedangkan Gempa "kejap-kejap tengok luar". Kemudian Papa Zola mengumumkan bahwa waktu tinggal lima menit saja lagi!

Adu Du pergi mendekap BoBoiBoy Halilintar dan berpura-pura menangis sambil menarik sehelai rambutnya. Kemudian dia berpaling ke arah Robot Pango untuk "menghardik" robot itu. Robot itu ikut main dengan "mengancam" untuk menghajar Adu Du sekali. Adu Du menembak Pango dengan pistol laser bertalu-talu, lalu Robot Pango berpura-pura meraung kesakitan.

Tapi pistol laser Adu Du telah kehabisan "amunisi", maka dia mengutip sepotong baru dari lapangan lalu melontarkannya ke arah Robot Pango. Badan Robot Pango termakan batu itu dan terlihat ledakan api. Fang yang berada di dalam kelas merasa heran melihat betapa mudahnya Robot Pango dikalahkan oleh Adu Du. Pango meluncurkan Serangan Lidah dan mengayun dan menghempas Adu Du dengan dengan lembut dibandingkan dengan BoBoiBoy tadi. Akhirnya Adu Du berlakon mengaku kekalahan.

Akhirnya waktu ujian sudah berakhir, dan Papa Zola mengajak murid-muridnya untuk bersama-sama keluar mengalahkan Robot Pango. Maka BoBoiBoy Gempa, Fang, Gopal, Yaya dan Ying segera ke lapangan untuk menghadapi musuh mereka. Maka Tiga Rob yang mengendarai Robot Pango meluncurkan fasa kedua.

Belum sempat meluncurkan setiap serangan, tiba-tiba semua pahlawan muda di padang dihambat oleh gas ungu yang menyebabkan mereka jatuh flu dan memedihkan mata. Kuat sungguh asapnya sampai ke tingkat-tingkat kelas sekolah. Dalam suasana kekalutan inilah ketiga BoBoiBoy bergabung kembali. Adu Du pergi menyeka air mata BoBoiBoy untuk berpura-pura berteman sambil mengambil air matanya lalu menitiskannya ke dalam tabung uji.

Tiba-tiba munculnya seekor monster ungu bertentakel di atas atap sekolah. BoBoiBoy terus menduga bahwa dialah penyebab gas air mata sambil mencemooh tawa hodohnya. Maka raksasa itu turun dan memperkenalkan diri sebagai Raksasa Bawang. Maka Tiga Rob dan Raksasa Bawang memperkenalkan geng mereka sebagai kelompok Gerombolan Kejahatan. Tambahkan Raksasa Bawang, kelompok mereka dipimpin oleh Kokomander Koko.

Imbas sekali lagi terhadap hal yang terjadi di Markas Kotak. Sesungguhnya, ini adalah sebuah aliansi yang terorganisir rapi dan menuntut beberapa ramuan, yaitu fragmen dari Pedang Halilintar, potongan hoverboard dan sampel Tanah Gempa serta sidik jari, rambut dan air mata BoBoiBoy. Kemudian, Rob bertanya bagaimanakah caranya untuk mereka mendapatkan air mata BoBoiBoy. Probe mengusulkan supaya mereka membacakan cerita-cerita yang sedih, tetapi Adu Du membantah dengan lemparan gelas buruk, sebaliknya menyarankan agar mereka menggunakan bawang, lalu menukarkan bawang menjadi raksasa.

Kembali kembali ke waktu nyata. Setelah selesai memperkenalkan diri, Raksasa Bawang meluncurkan Gelombang Bawang yang lebih kencang untuk memedihkan mata dan membusukkan seluruh sekolah. Kemudian dalam kekalutan ini Raksasa Bawang mengambil kesempatan untuk menyerang BoBoiBoy, Fang dan Gopal.

Akan tetapi, Yaya dan Ying dapat mengatasi gas air Raksasa Bawang dengan memakai kacamata dan pasak hidung, membuat Raksasa Bawang merasa heran karena tidak ada efek. Jelas Ying, dia sudah "kebal" karena memotong bawang setiap hari. lantas Raksasa Bawang seram mendengar klausul memotong bawang.

Jelas Yaya, saat memotong bawang harus menutup hidung agar tidak pedih mata. Gopal pun mengujar bahwa Adu Du tidak menangis karena tidak ada hidung. Tambahkan Yaya lagi, dia juga ada melumat bawang untuk membuat biskuit. Raksasa Bawang merasa lebih seram mendengar klausul melumat bawang, sementara teman-teman lain terbaring karena akhirnya tahu alasan mengapa biskuit Yaya tidak sedap.

Setelah diserukan BoBoiBoy yang masih pedih, Yaya dan Ying melakukan Serangan Kombo Y & Y dengan Yaya mengaktifkan Gravitasi Pemberat di atas tanah sambil Ying membuat Larian Laju pada pusat kekuasaan Yaya untuk mengumpulkan energi, kemudian Yaya melepaskan Ying ke arah Raksasa Bawang dengan Serangan Kombo Laju dan Padu dan dengan begitu cepat Ying menerjang muka Raksasa Bawang bertubi-tubi sehingga dia jatuh.

Setelah Raksasa Bawang dijatuhkan, Yaya mengambil kesempatan untuk membuat Tumbukan Padu ke atasnya, tetapi dicegah oleh Robot Pango yang membuat Bola Perisai dan kemudian menanjul Yaya dengan Lilitan Lidah. Lantas Fang mematahkannya dengan Serangan Bayang sementara Ying pergi menyambut Yaya yang dilayangkan.

Robot Pango ingin menyerang dengan Gulingan Penggelek, lantas Fang menjelmakan dengan Harimau Bayang. Namun, Harimau Bayang pun dapat merasakan efek gas air mata Raksasa Bawang dan turut melarikan diri dengan Fang. Akhirnya mereka berdua dilenyekkan oleh Robot Pango.

Giliran Gopal pula untuk menyerang tapi belum sempat dia menyerang, dia termakan Serangan Gegelang Bawang oleh Raksasa Bawang sampai lumpuh di tengah lapangan, apalagi diperkuat kepedihannya oleh Aura Bawang Maksima. Tampaknya BoBoiBoy kebuntuan mencari jalan untuk mengatasi musuh yang begitu getir, tetapi disebut oleh Yaya ke tempatnya sementara Kumpulan Gerombolan Kejahatan mencemooh sekuat hati.

BoBoiBoy kembali berentap dengan memakai gogel dan pasak hidung dan menggunakan BoBoiBoy Kuasa Tiga. Kemudian BoBoiBoy Gempa menyeru Golem Tanah untuk menahan kemarahan Pango dalam bentuk bola. Probe sekali lagi mengambil kesempatan dengan mengambil serpihan yang dihasilkan dari keluaran Golem. Berikutnya Gempa menyuruh Halilintar dan Taufan untuk menolong, maka mereka berdua membentuk Gerakan Kombo Gerudi Halilintar dan Topan lalu menurunkan serangan terhadap Robot Pango di samping Golem.

Serangan kombinasi usaha ketiga BoBoiBoy kali ini sebenarnya meninggalkan dampak signifikan atas, lantas Robot Pango memanggil pertolongan Raksasa Bawang. Sekali lagi Raksasa Bawang meluncurkan Serangan Gegelang Bawang tetapi kali ini Gopal mematahkannya dengan menggunakan Tukaran Onion Ring serangannya ke makanan lingkaran bawang. Selanjutnya Gopal mengundang Nyonya Kantin ke lapangan meminta di mana stok bawang setahun, jadi Raksasa Bawang terlalu takut dan terus melarikan diri.

Maka, tinggallah Robot Pango tanpa bantuan, memakan serangan diperkuat BoBoiBoy bertiga hinggalah perisainya pun dipatahkan dan badannya hancur. Raksasa Bawang yang terbang di langit pun dijatuhkan ke atas bangkai Robot Pango oleh Yaya dengan Tumbukan Padu, menyebabkan Tiga Rob dalam mecha itu meraung kepedihan.

Setelah selesai bertarung, BoBoiBoy berkumpul kembali dan merayakan kemenangan dengan ber-high-five dengan Adu Du yang tanpa disadarinya telah mengambil sampel sidik jarinya dengan sarung tangan khusus.

Setelah waktu sekolah, Adu Du kembali ke Markas Kotak untuk menyelesaikan proyeknya yang menggunakan enam sampel yang dikehendakinya - Kuasa Halilintar, Topan dan Gempa, rambut, air mata dan sidik jari BoBoiBoy - untuk menciptakan BoBoiBot!

Video

BoBoiBoy Season 3 Episode 14 - Robot Pango & Raksasa Bawang20:04

BoBoiBoy Season 3 Episode 14 - Robot Pango & Raksasa Bawang

BoBoiBoy Musim 3, Episod 14: Robot Pango & Raksasa Bawang

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.